NAGAN RAYA – Menindak lanjuti perintah Bupati TRK, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Kadistanak) Kabupaten Nagan Raya, Marzuki, SE, segera menanggulangi sejumlah titik irigasi yang mengalami penyumbatan.
Sebelumnya menyebabkan tersendatnya aliran air ke lahan persawahan masyarakat, sehingga berdampak pada aktivitas pertanian menjelang musim tanam.
Menindaklanjuti Arah Bupati yang akrab disapa TRK tersebut, tim Dinas Pertanian dan Peternakan bergerak cepat melakukan normalisasi dan pembersihan saluran irigasi di beberapa titik terdampak.
Kadistanak itu menjelaskan bahwa permasalahan tersebut sering terjadi menjelang musim tanam akibat sedimen tanah yang tergerus udara dan mengendap di saluran irigasi.
“Endapan tersebut menyebabkan aliran udara tidak lancar dan berpotensi menghambat jadwal tanam petani,” ungkap Marzuki di Suka Makmue, Kamis (19/2/2026).
“Alhamdulillah, setelah dilakukan penanganan di lapangan, kini aliran air ke lahan pertanian masyarakat sudah kembali normal. Para petani pun sudah mulai turun ke sawah untuk memulai musim tanam,” sambungnya.
Ia menambahkan, langkah cepat tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya dalam menjaga ketahanan pangan daerah serta memastikan kebutuhan udara bagi petani terpenuhi secara optimal.
Ke depan, Marzuki berharap Dinas Pertanian dan Peternakan dapat memiliki alat berat sendiri guna mempercepat penanganan berbagai kendala teknis di lapangan.
“Dengan tersedianya sarana pendukung tersebut, setiap permasalahan irigasi maupun hambatan infrastruktur pertanian dapat segera teratasi tanpa harus menunggu dukungan dari pihak lain,” imbuhnya.
Pemkab Nagan Raya di bawah kepemimpinan TRK-SAYANG terus berupaya responsif terhadap berbagai persoalan masyarakat, khususnya di sektor pertanian yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian daerah.
Dengan irigasi yang kembali lancar, diharapkan produktivitas pertanian masyarakat meningkat dan musim tanam dapat berjalan sesuai jadwal. []







